Penyelenggaraan SILH Daerah

Pra-pascaSILHSesuai Pasal 62 ayat (1) sampai dengan ayat (3) Undang-Undang No. 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Pemerintah Daerah menyelenggarakan Sistem Informasi Lingkungan Hidup (SILH) yang memuat antara lain Status Lingkungan Hidup Daerah (SLHD). Tujuan penyelenggaraan SILHD adalah untuk mendukung pelaksanaan kebijakan dan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup.

Penjelasan mengenai penyelenggaraan SILHD adalah sebagai berikut :

1) SILH merupakan cara baru mengelola data dan informasi lingkungan hidup sebagai keterkaitan antara komponen-komponen yang terpadu dan terkoordinasi dengan memanfaatkan teknologi informasi dan digunakan untuk pelaksanaan kebijakan dan pengambilan keputusan. Intinya budaya elektronik yang terkoordinasi dan terpadu dalam pengolahan data dan informasi lingkungan

2) SLHD sebagai salah satu muatan SILH akan dikembangkan menggunakan prinsip pada poin satu diatas. Untuk itu secara bertahap akan dilakukan perubahan-perubahan dalam menyusun SLHD. Beberapa hal yang mendasari perubahan isi SLHD adalah:

a) Ditetapkannya Indeks Kualitas Lingkungan Hidup (IKLH) sebagai indikator kinerja pengelolaan lingkungan hidup berdasarkan Rencana Kerja Pemerintah 2015 (Perpres No. 43 tahun 2014 tentang Rencana Kerja Pemerintah 2015).

b) Adanya pengembangan instrumen-instrumen lingkungan hidup yang menuntut disesuaikannya tabel-tabel dalam laporan SLHD.

c) Penyusunan SLHD akan terintegrasi dengan pengelolaan data mikro yang terstandarisasi secara nasional dan berada di masing-masing bidang pada instansi pengelola lingkungan hidup daerah.

d) SLHD akan disusun dengan memanfaatkan aplikasi modular tematik dalam SILH untuk mengelola data secara elektronik.

3) Perubahan tersebut akan diimplementasikan pada tahun 2015, sedangkan penyusunan SLHD 2014 menggunakan pedoman SLHD 2013 yang disempurnakan. Penyempurnaan pada tabel hanya berupa penyesuaian terhadap tabel-tabel yang format penambahan datanya semula ke kanan menjadi ke bawah. (SD-14, SD-15, SD-16, SD-17, SD-18). Pedoman Penyusunan SLHD 2013 yang disempurnakan tersebut dapat diunduh secara elektronik pada http://datin.menlh.go.id/slhd.

4) Dalam menyusun SLHD 2014, data dikelola melalui modular tematik SLHD pada aplikasi SILH. Data SLHD 2014 tersebut diunggah ke dalam modular tematik SLHD dan kemudian dicetak melalui modular tematik SLHD.

5) Mulai tahun 2014 Kementerian Lingkungan Hidup memfasilitasi prasarana untuk instansi pengelola lingkungan hidup daerah dalam menyelenggarakan sistem lnformasi lingkungan hidup daerah (SILHD). Prasarana yang dapat dimanfaatkan tersebut, antara lain:

a) Fasilitas hosting dan website untuk penyebarluasan data dan informasi secara elektronik.

b) Aplikasi yang berfungsi untuk penyimpanan dan berbagi data dalam pelaksanaan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di daerah. (aplikasi modular tematik)

c) Aplikasi helpdesk yang berfungsi menunjang poin a dan poin b diatas.

6) Dalam menyelenggarakan SILHD dengan memanfaatkan aplikasi SILH tersebut instansi pengelola lingkungan hidup daerah dapat menyampaikan surat permohonan kepada Deputi Pembinaan Sarana Teknis Lingkungan dan Peningkatan Kapasitas up. Asdep Data dan Informasi Lingkungan mengenai pemanfaatan aplikasi SILH dan menunjuk tim penyelenggara SILH di masing-masing instansi. SK tim penyelenggara SILH tersebut dilampirkan pada surat permohonan. SK tim penyelenggara tersebut sekurang-kurangnya berisi pejabat sebagai koordinator penyelenggara SILH daerah, administrator aplikasi SILHD, dan pejabat/staf bidang teknis. Penjelasan yang lebih rinci mengenai tim, tugas dan tanggungjawab bisa dilihat pada halaman Tim Penyelenggara SILH.

7) Pelaksanaan pemanfaatan aplikasi SILH tersebut mengacu kepada modul penggunaan aplikasi dan audio visual penggunaan aplikasi yang terdapat di portal SILH (http://silh.menlh.go.id)